Panduan utama

Mulai dengan melindungi informasi yang paling sensitif

Masalah keamanan sering bermula dari hal yang tampak sepele: pesan yang mengaku sebagai petugas, permintaan kode sekali pakai, atau tautan yang terlihat hampir sama dengan alamat yang biasa digunakan. Karena itu, langkah pertama bukan mencari tombol masuk, melainkan memastikan informasi Anda tidak berpindah ke pihak yang salah.

Jika seseorang mengatasnamakan PAKTOTO dan meminta kata sandi, PIN, atau OTP, hentikan percakapan. Jangan membalas dengan kode yang diterima lewat SMS, WhatsApp, atau email. Kode tersebut dapat digunakan untuk mengambil alih akses pada berbagai layanan.

Hal yang perlu diingat

Petugas dukungan yang bertanggung jawab tidak memerlukan kata sandi dan OTP Anda untuk membaca laporan keamanan.

Lima langkah saat akun terasa tidak aman

  1. Hentikan interaksi dengan pesan mencurigakan. Jangan klik tautan lanjutan atau mengirim dokumen baru.
  2. Periksa kembali sumber informasi. Bandingkan alamat, konteks pesan, dan kanal yang sebelumnya sudah Anda verifikasi secara mandiri.
  3. Ubah kata sandi melalui jalur tepercaya jika masih memiliki akses. Gunakan kata sandi baru yang tidak dipakai di layanan lain.
  4. Aktifkan perlindungan tambahan jika tersedia. Misalnya autentikasi dua langkah yang didukung oleh layanan tersebut.
  5. Catat kejadian. Simpan waktu, jenis pesan, dan tindakan yang sudah dilakukan, tanpa menyertakan rahasia akun.

Mengenali tanda phishing

Phishing adalah upaya membujuk seseorang menyerahkan data atau membuka halaman berbahaya dengan menyamar sebagai pihak yang dikenal. Pelakunya dapat menyalin logo, warna, bahkan gaya bahasa sebuah merek. Karena itu, gambar yang tampak resmi tidak bisa menjadi satu-satunya alat verifikasi.

Pesan mendesak

Contoh: “Akun akan ditutup sekarang jika tidak segera verifikasi.” Berhenti dan cari konfirmasi melalui kanal yang benar-benar dikenal.

Domain yang aneh

Contoh: teks tautan menyebut nama merek, tetapi domain sebenarnya berbeda. Periksa alamat lengkap sebelum membuka.

Jika Anda sudah terlanjur membagikan informasi

Segera ganti kata sandi pada layanan yang terkait, periksa akun lain yang memakai kata sandi sama, dan pertimbangkan untuk menghubungi penyedia layanan maupun lembaga keuangan yang relevan jika ada informasi pembayaran yang terlibat. Simpan bukti tindakan yang sudah dilakukan.

Anda juga bisa menyiapkan kronologi menggunakan panduan pelaporan. Jangan menempelkan kata sandi atau OTP dalam laporan.

Batas panduan

Materi ini adalah edukasi keamanan digital umum. Langkah pemulihan aktual dapat berbeda menurut penyedia layanan dan kondisi kasus.

Jika kode OTP sudah telanjur dibagikan

Jangan menunggu pesan berikutnya. Hentikan percakapan dengan pihak yang meminta kode, lalu periksa apakah ada pemberitahuan masuk atau perubahan keamanan yang tidak Anda lakukan. Jika masih menguasai akun terkait, ubah kata sandi melalui pengaturan yang Anda buka sendiri—bukan lewat tautan dari pesan mencurigakan.

Jika nomor telepon atau email pemulihan juga berisiko, hubungi penyedia layanan yang bersangkutan melalui kanal yang telah Anda verifikasi. Simpan waktu kejadian dan bukti secukupnya untuk keperluan laporan.